Posts

Showing posts from July, 2016

Tabungan, Investasi, dan Asuransi

Image
DALAM PERENCANAAN KEKAYAAN, ADA TABUNGAN, INVESTASI, DAN ASURANSI, yang mempunyai maksud dan tujuan berbeda. Sangat disayangkan, banyak orang yang tidak mengerti prinsip-prinsip ini. Ijinkan saya untuk menuliskannya di sini....

Kekayaan dibangun dari apa yang ada setelah Pendapatan dikurangi Pengeluaran. Kekayaan tidak dibangun dari hutang, tidak dibangun dari Revenue, melainkan dari Profit, dari keuntungan. Dalam perencanaan keuangan, ada pula ukuran setelah semua Pendapatan dikurangi Kewajiban, itu disebut dengan Nilai Bersih atau Net Worth.

Pendapatan juga ada dua macam, yang satu disebut pendapatan aktif, lainnya disebut pendapatan pasif. Perbedaannya adalah WAKTU yang harus diberikan untuk memperolehnya. Jika orang harus menyediakan waktu khusus untuk memperoleh pendapatan, maka itu disebut pendapatan aktif. Kalau orang tidak perlu menyediakan waktu khusus, itu disebut pendapatan pasif.

Mungkin ada yang berpikir bahwa berbisnis, memakai tenaga orang lain, adalah suatu pendapatan pas…

Wealth Planning

Image
SEMUANYA TENTANG KEKAYAAN ADALAH PERSEPSI, dan asalnya seringkali dari apa yang orang percaya, bukan apa yang orang pahami. Karena pengamatan manusia sangat terbatas dalam waktu, maka apapun yang berubah dalam jangka waktu singkat terasa hebat, besar.

Apapun yang butuh waktu lama untuk berubah, dipandang sebelah mata, kecil, dan seringkali diabaikan. Kita percaya pada apa yang bisa kita lihat, bisa kita perhatikan. Keuntungan, kerugian, diukur setidaknya dalam satuan tahun. Dua tahun, itu lama. Tiga tahun? Terlupakan.

Dalam upaya mengembangkan kekayaan, batas waktu jauh lebih panjang dari tiga tahun. Kita mempunyai waktu sekitar 38 tahun sejak lulus kuliah hingga masa pensiun. -- pensiun itu berarti BERHENTI BEKERJA, bukan berpindah dari posisi pegawai menjadi wiraswasta. Saat pensiun adalah garis akhir; apakah berhasil? Apakah gagal?

Begini, ada tiga kelompok orang di dunia ini. Kelompok pertama, yang terbesar, adalah orang-orang yang tidak memahami tentang investasi, namun sedikit bany…

Asuransi Terbaik menurut Majalah...

ASURANSI JIWA ADALAH BAGIAN DARI RENCANA NASABAH, dan sepenuhnya merupakan kepentingan Nasabah. Karena merupakan rencana Nasabah, maka pertimbangan dimulai dari apa yang dibutuhkan, bukan apa yang ditawarkan.

Selama bertahun-tahun, masyarakat terbiasa dengan pemberitaan dari majalah tertentu mengenai "20 Asuransi Terbaik" -- majalah itu diburu para agen dari perusahaan-perusahaan yang disebut 'terbaik' untuk ditunjukkan pada calon Nasabah. Wow, kenapa tidak berasuransi di perusahaan terbaik versi majalah itu?

Wow, kenapa harus? Beberapa hal yang disebutkan, sama sekali tidak berkaitan langsung dengan kepentingan Nasabah. Mari kita lihat.

Yang pertama adalah tentang solvensi, atau disebut Risk Based Capital Ratio. Ini adalah perbandingan antara equity atau modal yang dimiliki oleh perusahaan asuransi dibandingkan dengan besar risiko senilai Total Uang Pertanggungan yang dijaminnya. Peraturannya, minimal harus 120%; artinya kalau perusahaan menanggung total UP sebesar Rp …

Tahap Kehidupan

ADA EMPAT TAHAP DALAM KEHIDUPAN MANUSIA yang berbeda secara finansial. Produk asuransi jiwa memberikan manfaat dengan fokus yang berbeda di setiap tahap. Yang perlu diingat adalah, manusia mempunyai nilai yang tidak terbatas (beda dari objek asuransi lain). Dalam peristiwa musibah, ganti rugi atau indemnity tidak pernah mampu menutupi seluruh kehilangan yang terjadi. Premi menjadi batas bagi indemnity yang tersedia.

Tahap pertama dimulai dari hari kelahiran, pertumbuhan, masa sekolah, hingga akhir masa kuliah. Ini adalah masa seorang anak menghabiskan uang orang tuanya.... *grins*

Betul 'kan? Maka pada prinsipnya, anak-anak tidak punya nilai ekonomi, kecuali dalam kasus tertentu di mana anak dieksploitasi menghasilkan duit. Karena tidak punya nilai ekonomi, pada dasarnya anak-anak tidak butuh asuransi jiwa mendasar bila meninggal dunia.

Sedihnya amat sangat, namun orang tua tidak butuh penggantian asuransi jiwa atas meninggalnya anak. Malah bisa terasa amat sangat menyebalkan, ada or…

5 A Untuk Jadi Profesional.

BAGAIMANA CARANYA JUAL ASURANSI JIWA YANG SESUAI KEBUTUHAN? "Haduuuhhh.... repot ya, harus belajar banyak, hitungannya susaaahhhh....." begitu kata agen. Sebetulnya nggak sesulit itu, bisa pakai aplikasi ms Excel kok. Lagipula, kalau sudah bisa segala macam teori berhitung perecanaan keuangan, apakah lantas bisa langsung jual asuransi jiwa yang sesuai kebutuhan?

Nggak juga. Sama sekali tidak pasti bisa. Jadi, apa dong?

Pertama-tama sekali, sebelum yang lainnya dimulai, sebenarnya dasar nasabah menutup asuransi jiwa sesuai kebutuhan adalah Sang Agen. Sangat sukar bagi Nasabah untuk menutup asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhannya sendiri, karena bagi Nasabah, proses pembelian didasarkan pada dorongan kehendak, keinginan.

Agen (mungkin) melihat kebutuhan Nasabah, di luar dari apa yang diinginkan oleh Nasabah, lalu mengusulkan suatu setting Asuransi yang sesuai kebutuhan sebagaimana dilihat oleh Agen. Jadi apakah Agen melihat dengan benar?

Atau agen hanya mengarang suatu situa…

Anti Asuransi

ANTI ASURANSI MUNGKIN HANYA ADA DI INDONESIA, namun sungguh ada, sungguh terjadi. Saya telah mengalaminya juga, ketika seorang Bapak mengangkat tangan dan menolak mendengar apapun tentang asuransi jiwa. Dan itu dimulai dari sebuah pertanyaan "Apakah kita butuh asuransi?" yang dijawab, "belum tentu."

Pemikiran yang berkembang adalah, bagi orang kaya jika uang yang dipakai untuk bayar premi itu diinvestasikan, maka hasilnya akan menyerupai atau melebihi uang pertanggungan yang diberikan Asuransi Jiwa. Sedangkan bagi orang yang belum kaya karena masih muda, kebutuhan asuransi jiwa tidak signifikan.

Contoh yang diberikan adalah situasi di mana seorang yang mempunyai pendapatan 100 juta per bulan, hanya membuat asuransi jiwa yang bayar 1 juta per bulan, dengan uang pertanggungan 300 juta. Dibilang, buat apa punya asuransi jiwa?

Pertanyaannya, seharusnya, ditujukan kepada agen yang melakukan penutupan asuransi jiwa. Kenapa UP hanya 300 juta, dengan 1 juta per bulan?

Jawabnya…

Rider Pembebasan Premi

DALAM BERASURANSI, ADA RISIKO NASABAH TIDAK BISA TERUS MENERUS MEMBAYAR PREMI, karena berbagai alasan. Mungkin terjadi kecelakaan, sehingga tertanggung mengalami cacat total tetap. Mungkin tertanggung sakit keras, tidak lagi bisa bekerja.

Jika Nasabah dituntut untuk terus menerus membayar premi, apalagi dengan besar premi yang makin tinggi karena bertambahnya usia, ada kemungkinan pada satu saat Nasabah gagal bayar. Apa yang terjadi bila Nasabah gagal bayar?

Putusnya aliran pembayaran membuat berhentinya Perjanjian. Jika Nasabah ingin meneruskan berasuransi, pada dasarnya ia harus memulai kembali. Kesulitan muncul jika pada saat itu kondisinya atau kondisi objek asuransi sudah sakit atau rusak. Pembuatan Perjanjian Asuransi yang baru menyebabkan penetapan kondisi "sudah terjadi" alias pre-existing yang tidak ditanggung untuk seterusnya....

Itulah masalah dengan asuransi yang dibayar setahun demi setahun.

Solusinya, premi yang harusnya dibayar terus dihitung totalnya, lantas diba…

Anda Tidak Mau Beli Polis Dari Saya

ANDA TIDAK MAU MEMBELI POLIS ASURANSI DARI SAYA, dan itulah kenyataannya. Fakta bahwa Donny A. Wiguna sudah mempunyai gelar profesi CFP, QWP, AEPP, QFE, itu tidak penting. Kenyataan bahwa Donny A. Wiguna sudah mengajar banyak agen asuransi sejak 2007, sudah mulai mengajar di kampus untuk program CFP, juga mengajar kuliah Manajemen Asuransi di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi -- itu tidak berpengaruh.

Ada bagian dari otak manusia, biasanya yang kiri, yang berpikir logis dan melihat dan berpikir, "oh, dia seorang perencana keuangan yang profesional, mungkin dia punya cara untuk membuat situasi finansial lebih baik." Tapi di sebelah kanan dari otak, ada impuls-impuls kehendak, keinginan yang emosional, dan mengharapkan segala sesuatunya instan dipenuhi.

Kehendak ini, emosi, tidak mengingat masa lalu. Tidak melihat ke masa depan yang jauh. Yang dilihat adalah di masa sekarang, ada pemenuhan keinginan yang segera. Ada satu survey yang menunjukkan 97% orang lebih dikuasai oleh ota…

Pikun Di Usia Tua

ALKISAH HIDUPLAH SEORANG AYAH DENGAN ANAKNYA, berdua saja karena sang istri sudah meninggal dunia. Sang ayah bekerja keras sebagai orang tua tunggal, berusaha membesarkan anaknya. Mereka melalui pergumulan, perjuangan. Tidak jarang sang anak terlalu nakal, bahkan pernah mencuri, yang membuat ayah sangat marah. Tetapi, ia tetap mencintai anaknya.

Akhirnya hidup mereka lebih baik, bisa punya rumah yang baik dan kuliah, hingga sang anak lulus dan bisa terus bekerja. Karir sang anak semakin baik. Namun kondisi sang ayah memburuk, ia mengalami penyakit Alzheimer (pikun akut), sehingga lupa jalan, lupa ganti pakaian, menumpahkan makanan, kencing sembarangan. Kalau sang anak pergi bekerja, ia berkeluyuran keluar dan tidak bisa pulang sehingga ditampung di rumah orang. Bayangkan kehebohan yang terjadi, si anak mencari ayah, dan orang mencari-cari siapa sanak keluarga orang pikun ini!

Mulanya, sang anak demi karir membawa ayahnya ke panti manula. Tapi ia merasa seperti membuang ayahnya, menginga…

Fiduciary Agent

AGEN FIDUSIA adalah istilah bagi Agen yang sungguh-sungguh bisa dipercaya oleh kliennya. Fiduciary Agent adalah seseorang yang dituntut untuk bertindak bagi kepentingan pihak lain (klien) dengan kewajiban untuk berniat baik, bisa dipercaya, bisa jaga rahasia, memeihara secara masuk akal dan rajin, loyal, mengungkapkan semua, mencatat dengan teliti, serta jujur. Kewajiban ini menjadi beban fiduciary agent untuk bertindak memenuhi kepentingan dari prinsipal, atau klien.

Tidak semua agen adalah atau bersedia menjadi agen fidusia, namun artikel ini ditulis sepenuhnya dengan niat sebagai agen fidusia. Demikian juga jika Anda membaca tulisan ini sebagai sharing dari seorang agen, maka yang membagikan tulisan ini juga berniat menjadi agen fidusia.

Sebagai agen fidusia, dimulai dengan suatu kejujuran -- dan permohonan maaf kalau berkata terus terang ini mungkin terasa menyinggung perasaan. Saya tidak bermaksud untuk merendahkan siapapun, namun melihat realita adalah permulaan terbaik dalam pere…

Kontrak Uberrimae Fidei

POLIS ASURANSI IDEAL ADALAH KONTRAK UBERRIMAE FIDEI, artinya niat paling baik (bahasa Inggrisnya: Utmost Good Faith). Dalam kontrak uberrimae fidei, ada standar paling tinggi atas niat baik dari seseorang atau sesuatu diasuransikan. Dalam perjanjian asuransi, penanggung berjanji untuk memberi pertanggungan atas terjadinya risiko pada diri tertanggung.

Di sini ada tiga hal utama. Yang pertama, sebelum kontrak disahkan, penanggung perlu mengetahui segala hal tentang risiko yang ditanggungnya. Karena perusahaan asuransi bukan dukun atau cenayang alias psychic yang bisa tahu kondisi tertanggung dengan sebenar-benarnya, maka representasi atau pengungkapan diri Tertanggung sepenuhnya tergantung pada niat baik.

Eits, siapa yang peduli pada soal niat baik? Mungkin pemegang polis bahkan tidak berniat untuk ikut asuransi! Kenapa bisa sampai berasuransi, adalah karena kegigihan agen asuransi menjual produknya. Telepon pagi, telepon siang, telepon sore, telepon malam, dan besoknya mau telepon lagi.…

Asuransi Kesehatan Sosial atau Full Service yang Anda Mau?

MASIH TENTANG ASURANSI KESEHATAN, yang ingin semurah BPJS juga ingin sebaik layanan asuransi swasta. Ada dua hal yang berbeda di sini, dan perlu dipahami.... Bahwa BPJS Kesehatan adalah bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) berdasarkan Undang Undang.

Artinya, ini adalah asuransi sosial yang diwajibkan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai warganegara, sebenarnya tidak ada pilihan mau ikut atau tidak ikut BPJS Kesehatan; sekarang belum diwajibkan semua, sampai tahun 2018. Mulai 2019, BPJS Kesehatan harus diikuti semua warga -- artinya harus bayar iurannya setiap bulan. Jika pekerja, iurannya dibayar oleh pemberi kerja. Jika bukan pekerja, iurannya dibayar sendiri.

Sebagai asuransi sosial yang mewajibkan semua orang ikut, maka tidak ada lagi seleksi underwriting. Semua ikut, apapun keadaannya, termasuk yang sudah menderita sakit. Bisa dibilang, BPJS Kesehatan adalah jalan keluar bagi rakyat yang tidak mampu untuk memperoleh layanan kesehatan SETELAH ia sakit.

Kok bisa begitu? …

Rencana Pembiayaan Sekolah

RENCANA PEMBIAYAAN SEKOLAH sangat tepat untuk dilakukan pada bulan Juli ini, karena kelak dana diperlukan di sekitar bulan Agustus. Jadi siklusnya bisa dihitung setahun demi setahun. Tentunya, asumsi pertama adalah masih ada jangka waktu yang cukup lama, di atas 10 tahun untuk mempersiapkan dana untuk bayar sekolah.

Ada dua bagian dari bayar sekolah: bayar uang masuk, dan bayar rutin bulanan. Pembayaran rutin bulanan merupakan bagian dari pengeluaran rutin bulanan, bersumber dari pendapatan bulanan. Nah, pengeluaran rutin bulanan ini maksimal kurang lebih 70% dari gaji. Misalnya gaji 10 juta sebulan, pengeluaran rutin bulanan 7 juta. Maksimal anggaran untuk bayar uang sekolah perlu dibatasi, sekitar 15% dari pengeluaran rutin. Kalau pengeluaran rutin 7 juta, kurang lebih untuk uang sekolah 1,05 juta. Ini untuk bayar TOTAL uang sekolah, kalau ada 2 orang anak, masing-masing bayar 500 ribu.

Kita perlu berinvestasi untuk mendapatkan peningkatan dana untuk bayar uang masuk, baik uang masuk …

Rencanakan Pendidikan Anak

BAGI PARA AYAH BUNDA YANG MENCINTAI ANAKNYA, perkenankanlah saya menulis tentang rencana kehidupan anak-anak kita. Karena saya juga mempunyai dua orang anak, putra putri, satu di SMA dan satu lagi di SMP, saya ingin berbagi tentang pendidikan mereka.
Yang pertama, pendidikan anak-anak adalah bagian dari tanggung jawab orang tua. Kita bisa mendelegasikan tanggung jawab itu kepada sekolah -- tapi untuk itu kita perlu memilih sekolah apa yang layak didelegasikan. Sekolah itu bukan hanya tempat mengajar secara kognitif - akademik, tapi juga tentang budaya, agama, sosial... dan itu BUKAN berkaitan dengan diri kita.

Banyak orang tua yang membuat pilihan berdasarkan pengalaman dan kesukaan mereka sendiri. Tetapi, orang tua tidak dapat mengendalikan masa depan anak. Tidak bisa kita mengatur apa yang akan berhasil bagi mereka, atau apa yang tidak. Maka, kita harus melihat dunia seperti apa di masa depan, apa tantangan mereka, dan bagaimana anak-anak harus dibentuk.

Coba lihat di ujung perjalanan:…

Prakiraan Investasi

Image
"PAK, JADI BAGAIMANA INVESTASI TAHUN INI?" begitulah pertanyaannya. Setelah bahas agak panjang tentang riwayat investasi, segala hal yang lalu, maka pertanyaan besarnya adalah bagaimana di masa depan. Bagaimana hasil investasi?

Jawaban yang paling jujur adalah: tidak tahu.

Hanya, kita bisa melihat rekaman dari apa yang sudah terjadi. Jika berinvestasi di bursa saham, kita bisa lihat gambaran IHSG alias Jakarta Composite Index...dan bisa lihat beberapa hal di sana.

Pertama, nampak bahwa ada garis support yang bertahan sepanjang tahun 2016 dengan arah garis ke atas -- jadi gerakan ke utara alias up-trend. Kemarin pada Rabu tanggal 13 Jul, IHSG ditutup pada high 5.133,933. Setelah itu muncul koreksi dan terakhir Jumat 15/8/2016 IHSG ditutup di 5.110,178.

Posisi ini jauh sekali dari garis support di kisaran 4.836 -- selisihnya ada sekitar minus 5,78% dari posisi tertinggi. Melihat gambar ini, kita bisa menduga dalam waktu dekat akan terjadi koreksi namun kecil kemungkinan akan lebih…

Riwayat Investasi

ASURANSI UNIT LINK ADALAH TABUNGAN YANG MELEBIHI BANK kata Agen-Agen, dan sekarang banyak yang kecewa dengan hasil dari investasi di asuransi unit link. Mau tanya dong, kenapa bisa begitu? Agennya mengarang kah?


Mungkin kita bisa menengok ke tahun 2000... mungkin di Indonesia nggak ada rasanya, tapi sebenarnya saat itu terjadi krisis dot-com di bursa saham global. Harga saham perusahaan internet berguguran. Waktu itu ketua The Fed adalah Mr. Alan Greenspan, mengatasi dengan membuat serangkaian kebijakan moneter.

Alhasil, krisis internet mereda dan muncullah gairah di property, dan itu juga mendorong kredit alias hutang di mana-mana di seluruh dunia. Asal tahu saja, yang namanya hutang sudah bikin Indonesia kelihatan maju, tapi sebenarnya parah di bagian dalam. Ingat tahun 1998? Itu gara-gara perbankan memberi hutang sembarangan sejak pakto 88 (Oktober 1988) dikeluakan.

Cerita di dunia kok seperti mengulang kacaunya Indonesia ya? Demikianlah sementara Indonesia berjuang keluar dari hutang…