Posts

Showing posts from February, 2017

Saham, Sebuah Pengantar....

Image
YUK NABUNG SAHAM! adalah program yang dijalankan oleh Bursa Efek Indonesia dan OJK. Mari,berinvestasi dengan membeli saham secara teratur. Ini bukan suatu anjuran untuk "bermain" saham, artinya melakukan beli lalu jual lalu beli lalu jual dan seterusnya, seperti yang dilakukan oleh para pedagang di bursa saham. Ini adalah menabung saham. Beli dan simpan.

Apa sih saham itu? Saham adalah suatu surat berharga yang membuktikan kepemilikan terhadap sebuah perusahaan persero. Begini lho, orang-orang mau berusaha lantas bersama-sama membuka badan usaha hukum yang berupa Perseroan Terbatas (disingkat PT), masing-masing menyetorkan modal dan menerima saham sebagai buktinya. Misalnya satu lembar saham nilainya Rp 1000, sedangkan modal yang disetor investor A nilainya Rp 1 Milyar. Maka investor A dicatat dalam akta pendirian perusahaan memiliki 1 juta lembar saham, bersama dengan investor B dan C dan D.

Ketika perusahaan semakin besar dan membutuhkan lebih banyak uang untuk mengembangkan…

INVESTING 101 (Mengulang Lagi)

Image
APA BEDANYA MENABUNG DENGAN BERINVESTASI? Mungkin orang (baca: agen) menunjukkan tentang besarnya perbedaan bunga yang diberikan. Tapi, bukan itu yang perlu dipahami soal menabung versus menginvestasikan dana.

Begini, kalau orang menabung 10, lalu bulan depan 10, lalu bulan depannya lagi 10, maka saldo tabungan minimal besarnya adalah 30. Di dalam tabungan ada suatu kepastian, yaitu pasti nominalnya tidak akan kurang dari nominal yang dimasukkan. Lalu, bagaimana dengan berinvestasi?

Kalau orang menginvestasikan 10, lalu bulan depan 10, lalu bulan depannya lagi 10, maka nilai investasi di akhir periode tidak dapat dipastikan. Bisa 30. Bisa jadi 60. Bisa juga menjadi 20. Ketika seseorang menginvestasikan dana, ia mengubah uang tunainya menjadi suatu bentuk aset. Nilai dari aset bisa menjadi makin tinggi karena harganya meningkat, tapi bisa juga harga aset turun. Dalam investasi, jumlah asetnya tidak berubah, namun harganya berubah-ubah.

Maka, dalam investasi ada dinamika nilai. Kalau banya…

Dana Jaminan

Image
KASUS YANG TERJADI PADA AJB BUMIPUTERA membuat sebagian (kecil) orang merasa khawatir tentang keamanan dan kepastian Perjanjian Asuransi Jiwa nya. Sebenarnya dalam UU No. 40 tahun 2014 Tentang Perasuransian ada disebutkan tentang Program Penjaminan Polis yang harus diatur dalam UU baru dalam waktu tiga tahun setelah UU 40/2014 diundangkan, jadi seharusnya disahkan pada Oktober 2017 ini. Tapi, nampaknya masih jauh dari kenyataan karena belum masuk prolegnas 2017 di DPR. Mungkin, UU untuk Program Penjaminan Polis akan tertunda.

Jadi, apakah ada jaminan atas pertanggungan asuransi yang diberikan? Pihak Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia mendesak pembentukan lembaga yang menjamin polis asuransi. Kalau di perbankan ada LPS, bukankah perlu ada yang semacam ini di perasuransian? Lagipula, Program Penjaminan Polis ini sudah dimandatkan dalam UU 40/2014, bukan?

Apakah Polis Asuransi yang kita miliki ini aman?
Sebelum menjadi lebih ragu dan buru-buru ingin bertanya kepada Agen (yang belum tentu juga…

Lebih Serius

Image
BETAPA MUDAHNYA KITA MENCOBA-COBA UNTUK BERUSAHA. Ini adalah situasi di mana ekonomi dihancurkan dan ekonomi diciptakan. Saatnya ada pengusaha-pengusaha yang gulung tikar, dan ada pengusaha-pengusaha yang semakin berjaya, semakin melejit usahanya. Yang dibutuhkan adalah kreativitas: bagaimana menghilangkan hal-hal yang tidak perlu, bagaimana mengurangi yang berlebihan, bagaimana menambah yang kurang, dan bagaimana menciptakan penawaran nilai yang baru. Dalam realita, lebih banyak yang melakukan dengan cara mudah: ganti saja kemasannya.

Jadi, prinsip kerjanya sederhana. Apa yang lama, yang sudah biasa, sudah diketahui, sudah disukai, kini diberi kemasan yang baru dan kata-kata yang baru. Kalau itu adalah kue, misalnya kue nastar yang sangat sering disajikan di setiap hari Raya, kini diberi bungkus satu demi satu, dimasukkan dalam dus berlaminasi yang coraknya indah mewah, serta diberi nama baru, asing dan eksotis. Hasilnya: nastar dijual dengan harga tiga kali lipat lebih tinggi (sebagi…